Senin, 03 Aug 2009

Warga Minta Pemekaran Kecamatan

ENDE, Timex – Sejak tahun 2003 hingga sekarang, warga sembilan desa menantikan adanya pemekaran kecamatan. Pemekaran ini menurut mereka demi mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.
Permintaan ini sebenarnya sudah diutarakan kepada bupati Ende pada saat temu wicara dalam rangka pencanangan tiga hari besar koperas, hari keluagra nasional dan bulan bakti gotong royong beberapa waktu lalu. Kini, warga kesembilan desa menantikan jawaban dan realisasi dari pemerintah daerah.

Tokoh muda asal Desa Ndiko Sapu, Robert Tibo, Rabu (29/7) di Ende mengatakan, permintaan ini dirasa mendesak karena, pelayanan kepada masyarakat masih dirasakan terlalu jauh.
“Kalau kami mau berurusan dengan pemerintah kecamatan, maka kami harus berjalan cukup jauh. Terkadang harus melewati kecamatan yang kalau dilihat sangat dekat dengan daerah kami. Misalnya mau berurusan dengan Kecamatan Detukeli, kami harus ke Kecamatan Detusoko menunggu kendaraan untuk ke Detukeli.

Begitu pula dengan desa-desa lainnya demikian. Ke ibukota kecamatan harus melintasi kecamatan yang ada didekat daerah kami,” kata Robert. Dirinya berharap agar permintaan warga sembilan desa pada saat temu wicara lalu dapat secepatnya direalisasi.

Adapun sembilan desa yang bergabung yang tersebar di empat kecamatan yang ingin memekarkan diri menjadi kecamatan baru adalah, Desa Nggumbelaka, Muku Reku, Wologai Timur masuk dalam Kecamatan Detusoko. Desa Ndenggarongge dan Desa Kuru Kecamtan Kelimutu, Desa Tanah Langi, Tani Woda dan Desa Detuara wilayah Kecamatan Kota Baru serta Desa Ndiko Sapu Kecamatan Detukeli.

“Wilayah desa-desa ini terpisah, namun kalau dilihat sangat ironis. Misalkan ada desa di Kecamatan Detukeli lebih dekat dengan Kecamatan Detusoko atau ada yang desanya lebih dekat dengan Kecamatan Kelimutu, tetapi termasuk Kecamatan Detusoko. Begitupun lainnya, Kecamatan Maurole tetapi lebih dekat ke Detusoko,” ujar Martha Mari yang mendampingi Robert.

Dikatakan, dengan dipenuhi permintaan warga sembilan desa, maka warga masyarakat tidak perlu susah-susah ke kecamatan yang letaknya jauh dari daerah pemukiman mereka.
Bupati Ende, Don Bosco M Wangge menjawab permintaan warganya saat temu wicara lalu mengatakan, perlu ada pengkajian lanjutan berkaitan dengan permintaan pemekan kecamatan. Karena menurutnya, tidak mudah memekarkan sebuah kecamatan. Perlu ada komponen yang harus dipenuhi. (kr7)