Kamis, 06 Aug 2009, | 1

Gelar Pelatihan Penyuluh Pendamping

ENDE, Timex – Bertempat di hotel Nurjaya Ende, Dinas Pertanian Provinsi NTT menggelar pelatihan penyuluh pendamping PUAP Kabupaten Ende dan Nagekeo, Senin (3/8) hingga Jumad (7/8). Peserta yang mengikuti kegiatan berjumlah 42 orang terdiri dari Kabupaten Nagekeo 22 orang dan Kabupaten Ende 20 orang.
Sekretaris panitia pelaksana, Jos O Raja ketika dimintai penjelasan berkaitan dengan pelaksanaan kegiatan, Senin (3/8) di hotel Nurjaya-Ende mengatakan,

maksud kegiatan adalah untuk meningkatkan kemampuan penyuluh pendamping di desa-desa dampingannya dan dapat membina kelompok dampingan.
“Kegiatan ini semata untuk meningkatkan kemampuan para penyuluh pendamping, mendekatkan sumber daya manusia kelompok tani dan Gapoktan yang akan dibina.

Kegiatan pelatihan ini dikhususkan untuk ekonomi produktif yang berbasis pertanian dalam arti dalam usaha perkembangan tanaman pangan hortikultural dan peternakan,” kata Jos Raja.

Ia mengatakan, peserta akan diberi waktu pelajaran sebanyak 40 jam. Kegiatan ini sudah dua kali dijalankan di Kabupaten Ende. Tahun pertama yakni pelaksanaannya pada tahun 2008 yang lalu.

Raja mengatakan, untuk tahun 2009 ini, diikuti delapan kecamatan yang ada di Kabupaten Ende. Kecamatan-kecamatan tersebut adalah, Kecamatan Detusoko, Detukeli, Ende, Kelimutu, Lio Timur, Kota Baru, Maurole dan Kecamatan Maukaro dengan desa sasaran berjumlah 20 desa.

Tahun 2008 kemarin tambahnya, dengan 12 kecamatan dan 35 desa sasaran.
Menyinggung tentang menurunnya desa sasaran atau kecamatan yang mendapat program ini, dirinya mengaku karena semuanya bergantung dari alokasi dana Pemerintahan Pusat.

Menurutnya, tahun 2009 Pemerintah Pusat hanya menganggarkan untuk PUAD sebesar Rp 2 miliar. Dengan demikian, setiap Gapoktan di desa mendapat anggaran atau jatah sebesar Rp 100 juta per desa.

Dijelaskan, anggaran ini menurun kalau dibandingkan dengan tahun 2008 yakni sebesar Rp 3,5 miliar dan tetap setiap desa menerima Rp 100 juta. (kr7)