Jumat, 28 Aug 2009

ENDE, Timex-Sebanyak 30 Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ende masa bakhti 2009-2014, diangkat sumpah oleh Ketua Pengadilan Negeri Ende, Marulak Purba, Kamis (27/8), bertempat di Gedung DPRD Ende dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Ende.

Hadir pada kesempatan itu Bupati dan wakil Bupati Ende, Pimpinan Dewan periode 2004-2009, Ketua Pengadilan Negeri Ende, Kapolres Ende, Dandim 1602 Ende, Pejabat yang mewakili Kejari Ende, para pejabat Pemkab Ende serta undangan.

Pada kesempatan itu, Sekretaris Dewan, Sebastianus Suka Damai membacakan Surat Keputusan Gubernur NTT tentang penetapan nama anggota dewan yang dilantik dan selanjutnya pengucapan sumpah/janji anggota DPRD Ende yang dipandu Ketua Pengadilan Negeri Ende, Marulak Purba. Tepuk tangan membahana setelah pengucapan sumpah menggema di ruang rapat paripurna istimewa tersebut.

Selanjutnya dibacakan pula Ketua dan Wakil Sementara DPRD Ende. Ketua DPRD Sementara adalah Marcelinus Petu dari Golkar dan Wakil Ketua Sementara Fransiskus Tasso dari PDIP.

Setelah penyerahan palu persidangan dari pimpinan lama, Titus M. Tibo kepada pimpinan baru Marcelinus Petu dilanjutkan dengan sambutan dari pimpinan sementara. Ketua DPRD Sementara Marcel Petu dalam sambutannya mengucapkan terima kasih karena dipercaya sebagai ketua sementara sambil menunggu ketua defenitif. Ia mengharapkan kerja sama karena sebagai ketua dirinya mengemban tugas untuk menjaga martabat lembaga dewan.

Marcel juga menyampaikan proficiat kepada anggota dewan terpilih 2009-2014 dan terima kasih kepada anggota yang lama dengan harapan para anggota Dewan saat ini dapat bekerja sama yang sinergis baik internal maupun eksternal serta mampu menunjukan kinerja dalam membangun Kabupaten Ende.

Sementara itu Gubernur Nusa Tenggara Timur dalam sambutannya yang dibacakan Bupati Ende, Don Bosco M. Wangge mengharapkan kerjasama yang baik antara pemerintah dan lembaga dewan. Ini sesuai dengan amanat UU Nomor 32 tahun 2004 dimana antara pemeritah dan lembaga dewab sama dan sejajar.

Kemitraan, kata Wangge, adalah sebagai mitra dalam mebuat kebijaakan daerah dalam kerangka otonomi daerah, membangun kerja sama saling mendukung dan konsultatif. Gubernur juga mengucapkan terima kasih kepada anggota dewan periode 2004-2009 kaena keberhasilan pembangunan yang lalu tidak terlepas dari peran anggota dewan. Ucapan yang sama juga kepada masyarakat yang telah memberikan kontribusi melalui pemilihan umum.

Dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRD Ende itu, tidak dihadiri 11 anggota Dewan periode 2004-2009. Sekrearis Dewan, Sebastianus Sukadamai ketika dimintai tanggapannya berkaitan dengan hal ini mengatakan tidak mengetahui secara jelas alasan ketidakhadiran 11 anggota dewan tersebut.

Ketua Dewan Sementara, Marcelinus Petu mengatakan agenda yang akan menjadi prioritas adalah perumusan Tata Tertib (Tatib) Dewan. Ia mengatakan Tatib Dewan akan menjadi acuan mekanisme selanjutnya. “Selain itu tentunya sambil menunggu SUSDUK yang diundangkan,” katanya.Paripurna istimewa itu dimeriahkan Paduan Suara Spiritus Santi dan tarian Adat Poto Wolo. Acara ditutup dengan jabatan tangan dan foto bersama. (kr7)