Jumat, 04 Sep 2009, | 18

Asal Timor, Alor dan Timor Leste
37 Calon Tenaga Kerja Siap Dipulangkan

ENDE, Timex-Sebanyak 37 calon tenaga kerja asal Timor Tengah Utara (TTU), Timor Tengah Selatan (TTS), Alor dan juga dari Timor Leste siap dipulangkan ke tempat asalnya masing-masing oleh Polres Ende. Calon TKI ini diturunkan dari KM Awu, Rabu (2/9) di Pelabuhan Ende dalam pelayaran dari Kupang.

Kepulangan mereka disebabkan tidak memiliki dokumen resmi sebagai calon TKI. Hal ini dikatakan Wakapolres Ende, Kompol Arly Jembar Jumhana kepada koran ini Kamis (3/9) di Mapolres Ende. Arly mengatakan 37 orang tersebut diturunkan dari KM Awu di Pelabuhan Ende Rabu, (2/9) berkat informasi dari anggota polisi yang berada di kapal yang mencurigai akan adanya pengiriman tenaga kerja Indonesia ke luar negeri.

“Kami merencanakan akan memulangkan mereka ke daerah masing-masing dan akan bekerja sama dengan Dinas Sosial Kabupaten Ende. Berdasarkan penyelidikan awal mereka mengakui akan dipekerjakan di perkebunan sawit di Kalimantan. Tetapi ada yang mengatkan akan dikirim ke Malaysia. Karena itu kami terus mendalami kasus ini sambil memulangkan mereka. Untuk koordinatornya akan tetap dimintai keterangan, ” kata Arly.

Arly mengatakan, pihaknya tidak main-main untuk memproses kasus ini. Karena menurutnya bisa mengarah pada perdagangan orang atau traficking. Karena itu ia berjanji akan terus mendalami kasus ini sambil melakukan koordinasi dengan Polres asal para calon TKI tersebut. Dikatakan Arly, para calon TKI ini akan dipulangkan tetapi koordinatornya akan tetap ditahan untuk diporses hukum. “Jangan sampai ada pelanggaran pidana terhadap kasus ini,” katanya.

Sementara Kasat Reskrim Polres Ende, AKP Nugraha Pamungkas yang mendampingi Wakapolres mengatakan, pihak kepolisian tidak begitu saja mempercayai pengakuan mereka bahwa akan berangkat ke Kalimantan. Karena menurutnya, dengan jumlah yang cukup banyak tidak mungkin mereka berangkat ke Kalimantan. Untuk itu mereka diturunkan di Pelabuhan Ende.

“Ini info dari anggota kami yang bersama satu kapal dengan mereka dan menanyakan keberangkatan mereka . Dan ternyata ada yang ngaku mau ke Malaysia dan ada yang ke Kalaimantan. Apalagi dokumen yang harus dipenuhi sebagai seorang calon TKI itu tidak mereka miliki. “Jika benar ke malaysia maka mereka telah menyalahi undang-undang PJTKI,” kata Arly.

Thomas Edison, salah satu perekrut calon tenaga kerja, mengatakan dirinya bekerja di perusahaan kelapa sawit di Kalimantan dengan nama perusahaan PT. Horap Sawit Lestari. Thomas mengatakan manajemen perusahaan tempatnya bekerja memintanya untuk mencari tenaga kerja maka dia merekrutnya di TTU dan TTS.

Thomas juga mengatakan, mereka sebenarnya sudah ditahan di Pelabuhan Tenau Kupang. Namun karena alasan akan bekerja di Kalimantan maka mereka kemudian dilepas kembali. Karena itu ia juga mengaku kaget setelah diturunkan di Pelabuhan Ende. Sementara Sabnat, perekrut lainnya, mengatakan dirinya membawa 13 orang dan sisanya adalah keluarganya yang akan bekerja di perkebunan kelapa sawit PT. Mina Mas di Pemantan Estate, Kabupaten Waringin, Kalimantan Tengah.

Pantauan koran ini Kamis (3/9), para calon TKI ditampung sementara di Gedung Bhayangkara Ende. Nampak mereka bersiap-siap akan dipulangkan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Ende melalui Dinas Sosial. Mereka akan dikawal anggota Brimob Ende menuju Maumere selanjutnya diantar ke Larantuka untuk di kembalikan ke Kupang (kr7)