Jumat, 11 Sep 2009, | 3

Hijaukan Kota, Tanam 1000 Pohon

Kota Ende sebagai barometer Kabupaten Ende harus menjadi tolak ukur pembangunan. Selain tata letak, yang harus diperhatikan adalah suasana kota yang nyaman dan asri bagi warga penghuni kota.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Kecamtan Ende Tengah menggalakan penanaman seribu pohon demi menghijaukan dan memeberi rasa nyaman bagi warganya. Hal ini dikatakan Camat Ende Tengah, Albertin Dj Jeen kepada Timor Express, Rabu (9/9) di Kantor Bupati Ende. Ia mengatakan, program ini dijalankan semata untuk membri keteduhan bagi warga Kota Ende.

“Saya mencoba membuat terobosan dengan menanam kurang lebih seribu pohon angsona demi memberi hijau kota yang kalau dilihat sekarang ini sangat kering. Karena itu kami akan berkoordinasi dengan instansi terkait dalam pengadaan bibit pohon atau pihak swasta dalam penggalangan dana pengadaan bibit,” kata Albertin yang pada 11 Agustus 2009 lalu dilantik sebagai Camat Ende Tengah.

Albertin sangat mengharapakan kerja sama dengan instansi lain dalam wilayah Kecamtan Ende Tengah untuk menyukseskan program yang akan dicanangkan dalam waktu dekat ini.

Albert mengatakan, menghadapi musim hujan ini, kiranya program penghijauan Kota Ende dapat dilaksanakan dengan baik. Karena itu ia menekankan perlu adanya kerja sama semua stakeholder yang ada di Kecamtan Ende Tengah. Kerja sama dengan sekolah-sekolah, katanya, sangat penting sehigga satu atau dua tahun ke depan Kota Ende menjadi kota yang hijau.

“Saya akan mengajak para pelajar untuk awalnya menanam pohon angsona. Pioritas utamanya di Kecamatan Ende Tengah. Seperti di Jalan El Tari, Kelimutu, Wirajaya dan ruas-ruas jalan lainnya yang termasuk dalam wilayah saya. Dan untuk itu saya akan koordinasi dengan para lurah demi suksesnya program ini,” kata Albertin yang sebelumnya menjabat Lurah Onekore ini.

Ia berharap, masyarakat dapat merawat dan memelihara serta menjaga keamanan pohon-pohon yang akan ditanam nantinya. Sementara itu, Alvian Gulu, warga Kelurahan Potulando menyambut baik program yang akan dicanangkan Camat Ende Tengah ini. Ia juga yakin rencana tersebut akan mendapat dukungan dari seluruh masyarakat Kecamatan Ende Tengah dan Kota Ende umumnya.

Ende pernah dijuluki kabupaten hijau saat kepemimpinan Bupati Yohanis Pake Pani. Saat itu seluruh ruas jalan ditanam pohon angsona. Namun, sekarang tidak terlihat lagi dan baru digalakan kembali Camat Ende Tengah. (kr7)

Sumber : http://www.timorexpress.com/index.php?act=news&nid=36177