Dengan membawakan cerita rakyat ” Ine Pare” versi daerahnya pada malam final Festival Theater se-daratan Flores yang diselenggarakan oleh UPT Bahasa dan Sastra Indonesia Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Propinsi NTT yang dilaksanakan di Aula SMAK Syuradikara, Sabtu (17/10), Theater Ebulobo dari Kabupaten Nagekeo keluar sebagai juara pertama Festival Lomba Theater Tingkat SLTA/MA.

Kepala Dinas (Kadis) Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Ende Dra Anna Anny Labina dalam sambutannya saat menutup kegiatan tersebut mengatakan sebagai generasi muda yang merupakan pewaris budaya perlu memahami budaya, cerita-cerita rakyat sendiri yang dituturkan secara turun temurun. Hal yang sangat dikuatirkan menurut Kadis Labina, para penutur telah berusia lanjut dan cerita rakyat perlahan-lahan akan hilang. “ Karenanya secara kontiyu kita berusaha mengupayakan penyelamatan warisan leluhur. Salah satu usaha penyelamatan adalah kita lakukan dengan bentuk festival cerita rakyat. Kepedulian menjaga dan melestarikan warisan budaya daerah merupakan tanggungjawab semua pihak, “ kata Kadis Labina.

Lebih jauh Kadis Labina mengatakan di tahun anggaran 2010, tidak hanya theater yang kita akomodir tapi ada seni tari, seni musik, melukis dan puisi. Bahkan kita akan mengelar duta pariwisata. “ Kita akan adakan kerjasama lintas sektor terutama dengan Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (PPO) serta dukungan dari sekolah, “ kata Kadis Labina.

Sementara itu pemenang Festival Theater yang meraih tempat kedua adalah Theater Lamaholot I dari Kabupaten Flores Timur dan tempat ketiga di raih oleh Theater Misby dari Kabupaten Ende. (adm) Tampak Gambar : Paserta dan Pembimbing Festival Theater.

sumber : http://www.endekab.go.id/index.php?menu=cds2&action=dibaca&id=190