Timor Express, Jumat, 08 Oct 2010, | 91
Sumber : Timor Express

Dirut PLN Pantau Pasokan Listrik
PLTU Ropa Beroperasi Akhir 2011

ENDE, Timex-Kehadiran Dirut PT PLN Dahlan Iskan di PLN Flores Bagian Barat untuk melihat dari dekat pasokan listrik wilayah itu sekarang dan ke depan. Dahlan berkesempatan mengunjungi proyek pembangkit listrik yang sementara dikerjakan baik itu PLTP Ulumbu dan Mataloko maupun PLTU Ropa.

Hal ini dikatakan Manajer PT. PLN Flores Bagian Barat Audy R. Damal kepada koran ini, Senin (4/10) di ruangan kerjanya. Dirinya mengaku kaget dengan kedatangan Dirut PLN yang tiba-tiba tersebut. Pada kesempatan itu Manajer PT. PLN FBB, Audy R. Damal mengatakan, dalam perjalanan di FBB, Dirut PLN Dahlan Iskan sempat mengunjungi PLTP Ulumbu ddan PLTP Mataloko. Di Ulumbu Desa Wewo, Kecamatan Satar Mese Kabupten Manggarai, kata Audy, direncanakan pada Desember 2011 sudah dipastikan bisa beroperasi.

Mengutip pernyataan Dirut Dahlan Iskan, Audy R. Damal mengatakan, diinstruksikan agar PLTP Ulumbu segera dioperasikan pada Desember 2011 sebagai hadiah Natal bagi warga Kabupaten Manggarai. Dirinya mengatakan, sudah ada kemajuan dalam proses pengerjaan dimana sumur-sumur bor sudah dipenuhi tinggal bangunan fisik penyimpan mesin dan tanggul penahan.

Dikatakan Dahlan, pengoperasian PLTP Ulumbu Tahap I pada Nopember 2011 dengan daya 2 X 2,5 Mega Watt. Sementara itu terkait dengan PLTP Daratei Mataloko yang kini dalam masa percobaan mengalami ganguan namun diharapkan segera diatasi. “Salah satu kendala dalam uji coba adalah terganggunya alat mesin karena adanya kelembaban udara sehingga terpaksa dihentikan karena rusak alatnya. Karena itu, dalam waktu seminggu ke depan sudah kembali dioperasikan pengujicobaan PLTP Mataloko,” kata Audy.

Dirinya mengakau uji coba sudah dilaksnakan sejak bulan Mei, sementara dalam perjalanan mengalami gangguan. Sementara itu berkaitan dengan PLTU Ropa di Ende, Audy yang didampingi Asisten Manajer Administrasi dan SDM Marsinus Joni mengatakan dipastikan akhir tahun ini sudah bisa dioperasikan.

Dengan kekutan sekira 14 Mega Watt dipastikan bisa digunakan untuk dua kabupaten yakni Ende dan Sikka. Ke depannya juga untuk Nagekeo. “Untuk Ropa sendiri ada dua tahap yang pertama untuk daya 1 X 7 Mega Watt dan tahap kedua juga 1 X 7 Mega Watt sehingga total 14 Mega Watt. Sengaja menggunakan dua tahap untuk mengantisipasi terjadinya gangguan di tahap pertama maka kita pergunakan tahap yang kedua sehingga tidak mati secara keseluruhan,” kata Audy.

Kunjungan Dirut PT. PLN Dahlan Iskan di wilayah PLN FBB didampingi istri. Di Ende sempat bertatap muka dengan jajaran dan karyawan PT. PLN FBB selanjutnya menuju ke Ropa dan terakhir ke Maumere. (kr7)

About these ads