Ditangkap, Siswa yang Berkeliaran
Laporan Romualdus Pius
Senin, 22 November 2010 | 10:05 WIB

ENDE, Pos Kupang.Com— Satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP) Setda Ende, Sabtu (20/11/2010), menangkap sejumlah siswa di Kota Ende yang kedapatan berkeliaran pada jam sekolah. Para siswa itu diciduk dari sejumlah tempat lalu dibawa ke Kantor Sat Pol guna diberi arahan dan selanjutnya dipulangkan.

Kepala Seksi (Kasie) Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Pol PP Setda Ende, Martinus Laka, ditemui di kantor itu, Sabtu, mengatakan, Pol PP Setda Ende resmi mulai melakukan operasi penertiban, Sabtu lalu menyusul adanya perintah Bupati Ende, Drs. Don Bosco Wangge, melalui surat tugas.

Dalam surat tugas itu, Satpol PP Ende diperintahkan melakukan operasi penertiban para pelajar yang berkeliaran pada jam sekolah, oknum PNS maupun kendaraan dinas yang dipergunakan PNS di luar jam dinas maupun oleh keluarga oknum PNS dimaksud.

Secara teknis, jelas Martinus, anggota Pol PP beroperasi di dalam Kota Ende yang kerap digunakan siswa maupun PNS untuk pelesiran seperti di Pasar Mbongawani, Pasar Potulando, Pasar Wolowona maupun rumah makan serta tempat perbelanjaan. Oknum pelajar dan PNS yang terjaring dibawa ke Kantor Pol PP untuk didata dan selanjutnya yang bersangkutan dikembalikan ke sekolah bagi anak sekolah atau tempat kerja bagi yang berstatus PNS.

“Soal bagaimana pembinaan selanjutnya menjadi tanggung jawab pihak sekolah dan atasan masing-masing oknum PNS,” kata Martinus.

Khusus PNS, diharapkan tidak melanggar disiplin sesuai pasal 53 PP Tahun 2010 tentang Disiplin PNS. Sebagai PNS harus berada di kantor guna memberikan pelayanan kepada masyarakat dan bukan berada di luar kantor pada jam dinas.

“Disiplin perlu diperhatikan siswa demi prestasi, sehingga pada jam sekolah wajib berada di sekolah/kelas guna mengikuti pelajaran dan tidak berkeliaran di pasar ataupun tempat keramaian. Jangan heran jika tingkat kelulusan siswa kita menurun kalau mereka selalu berada di pasar dan bukan di sekolah,” kata Martinus.

Pantauan Pos Kupang empat siswa berseragam SMP dan SMA berhasil dijaring lalu dibawa ke Kantor Pol PP. Mereka didata dan diberi arahan untuk tidak mengulangi perbuatan mereka, dan selanjutnya dipulangkan.

Saat ditanya penyidik, siswa memberikan alasan tidak rasional seperti berada di luar sekolah karena hendak mengambil uang di teman, juga alasan sakit namun izin sakit tidak diberitahu kepada guru, namun kepada sesama siswa. (rom)